Rabu, 08 Januari 2014

MANUSIA, SAINS, TEKNOLOGI dan SENI

Ilmu Sosial Dasar (Tugas Softskill Minggu 3)


1. DEFINISI MANUSIA, SAINS, TEKNOLOGI dan SENI

PENGERTIAN MANUSIA

     Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo Sapiens (Bahasa Latin yang berarti "manusia yang tahu"), sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi. Dalam hal kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi di mana, dalam agama, dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan ketuhanan atau makhluk hidup; dalam mitos, mereka juga seringkali dibandingkan dengan ras lain. Dalam antropologi kebudayaan, mereka dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya, organisasi mereka dalam masyarakat majemuk serta perkembangan teknologinya, dan terutama berdasarkan kemampuannya untuk membentuk kelompok dan lembaga untuk dukungan satu sama lain serta pertolongan.

     Berikut ini adalah pengertian dan definisi manusia menurut beberapa ahli:
· Nicolaus D. dan A. Sudiarja
     Manusia adalah bhineka, tetapi tunggal. Bhineka karena ia adalah jasmani dan rohani akan tetapi tunggal karena jasmani dan rohani merupakan satu barang.
· Abineno J. I    Manusia adalah "tubuh yang berjiwa" dan bukan "jiwa abadi yang berada atau yang terbungkus dalam tubuh yang fana".
· Upanisads
    Manusia adalah kombinasi dari unsur-unsur roh (atman), jiwa, pikiran, dan prana atau badan fisik. Manusia adalah mahluk hidup berkaki dua yang tidak berbulu dengan kuku datar dan lebar.
· Kees Bertens    Manusia adalah suatu mahluk yang terdiri dari 2 unsur yang kesatuannya tidak dinyatakan.
· I Wayan Watra     Manusia adalah mahluk yang dinamis dengan trias dinamikanya, yaitu cipta, rasa dan karsa.
· Omar Mohammad Al-Toumy Al-Syaibany     Manusia adalah mahluk yang paling mulia, manusia adalah mahluk yang berfikir, dan manusia adalah mahluk yang memiliki 3 dimensi (badan, akal, dan ruh), manusia dalam pertumbuhannya dipengaruhi faktor keturunan dan lingkungan.
· Erbe Sentanu
     Manusia adalah mahluk sebaik-baiknya ciptaan-Nya. Bahkan bisa dibilang manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling sempurna dibandingkan dengan mahluk yang lain.
· Paula J. C dan Janet W. K     Manusia adalah mahluk terbuka, bebas memilih makna dalam situasi, mengemban tanggung jawab atas keputusan yang hidup secara kontinu serta turut menyusun pola berhubungan dan unggul multidimensi dengan berbagai kemungkinan.

PENGERTIAN SAINS (SCIENCE)
     Istilah sains berasal dari bahasa latin scientia yang berarti pengetahuan. Namun pernyataan ini terlalu luas dalam penggunaannya sehari-hari. Dalam arti sempit sains adalah disiplin ilmu yang terdiri dari physical sciences (ilmu fisik) dan life sciences (ilmu biologi). Termasuk physical sciences adalah ilmu-ilmu astronomi, kimia, geologi, mineralogi, meteorology, dan fisika, sedangkan life science meliputi biologi (anatomi, fisiologi, zoology, sitologi, embriologi, mikrobiologi).

     Pengertian atas istilah sains secara khusus sebagai Ilmu Pengetahuan Alam sangat beragam. Conant (dalam Usman, 2006: 1) mendefinisikan sains sebagai suatu deretan konsep serta skema konseptual yang berhubungan satu sama lain, dan tumbuh sebagai hasil eksperimentasi dan observasi, serta berguna untuk diamati dan dieksperimentasikan lebih lanjut. Carin & Sund (1989) mendefinisikan sains adalah suatu sistem untuk memahami alam semesta melalui observasi dan eksperimen yang terkontrol.

PENGERTIAN TEKNOLOGI
     Teknologi adalah satu ciri yang mendefinisikan hakikat manusia yaitu bagian dari sejarahnya meliputi keseluruhan sejarah. Teknologi, menurut Djoyohadikusumo (1994, 222) berkaitan erat dengan sains (science) dan perekayasaan (engineering). Dengan kata lain, teknologi mengandung dua dimensi, yaitu science dan engineering yang saling berkaitan satu sama lainnya. Sains mengacu pada pemahaman kita tentang dunia nyata sekitar kita, artinya mengenai ciri-ciri dasar pada dimensi ruang, tentang materi dan energi dalam interaksinya satu terhadap lainnya.

     Makna Teknologi, menurut Capra (2004, 106) seperti makna ‘sains’, telah mengalami perubahan sepanjang sejarah. Teknologi, berasal dari literatur Yunani, yaitu technologia, yang diperoleh dari asal kata techne, bermakna wacana seni. Ketika istilah itu pertama kali digunakan dalam bahasa Inggris di abad ketujuh belas, maknanya adalah pembahasan sistematis atas ‘seni terapan’ atau pertukangan, dan berangsur-angsur artinya merujuk pada pertukangan itu sendiri. Pada abad ke-20, maknanya diperluas untuk mencakup tidak hanya alat-alat dan mesin-mesin, tetapi juga metode dan teknik non-material. Yang berarti suatu aplikasi sistematis pada teknik maupun metode. Sekarang sebagian besar definisi teknologi, lanjut Capra (2004, 107) menekankan hubungannya dengan sains. Ahli sosiologi Manuel Castells seperti dikutip Capra (2004, 107) mendefinisikan teknologi sebagai ‘kumpulan alat, aturan dan prosedur yang merupakan penerapan pengetahuan ilmiah terhadap suatu pekerjaan tertentu dalam cara yang memungkinkan pengulangan. Akan tetapi, dijelaskan oleh Capra (107) teknologi jauh lebih tua daripada sains. Asal-usulnya pada pembuatan alat berada jauh di awal spesies manusia, yaitu ketika bahasa, kesadaran reflektif dan kemampuan membuat alat berevolusi bersamaan. Sesuai dengannya, spesies manusia pertama diberi nama Homo habilis (manusia terampil) untuk menunjukkan kemampuannya membuat alat-alat canggih.

PENGERTIAN SENI
     Seni merupakan sesuatu yang indah dan memiliki nilai estetik atau keindahan ketika dirasakan. Seni merupakan suatu wujud dari penunjukkan jiwa yang berkelembutan. Menurut para ahli, seni didefinisikan sebagai berikut:
- Aristoteles
    Seni adalah peniruan terhadap alam tetapi sifatnya harus ideal.
- Plato dan Rousseau
    Seni adalah hasil peniruan alam dengan segala seginya.
- Ki Hajar Dewantara
    Seni adalah segala perbuatan manusia yang timbul dari perasaan dan sifat indah, sehingga menggerakan jiwa perasaan manusia.
- Ahdian Karta Miharja
    Seni adalah kegiatan rohani yang mereflesikan realitas dalam suatu karya yang bentuk dan isinya mempunyai untuk membangkitkan pengalaman tertentu dalam rohaninya penerimanya.
- Drs. Sudarmaji
    Seni adalah segala manifestasi batin dan pengalaman estetis dengan menggunakan media bidang,garis,warna,tekstur,volume dan gelap terang.
- Ensiklopedia Indonesia
    Seni adalah penciptaan segala hal atau benda yang karena keindahannya orang senang melihatnya atau mendengarnya.
- Schopenhauer
    Seni adalah segala usaha untuk menciptakan bentuk-bentuk yang menyenangkan. Menurut tiap orang senang dengan seni music meskipun seni musik adalah seni yang paling abstrak.


2. MAKNA SAINS, TEKNOLOGI DAN SENI BAGI MANUSIA
     Sains merupakan suatu ilmu yang semakin berkembang yang harus dicari perkembangannya, yang mana dalam perkembangan sains tersebut menimbulkan perkembangan teknologi yang akan mempercepat proses evolusi kemajuan zaman era kejayaan teknologi dalam kehidupan manusia. Sebagai contoh, dalam dunia sains, adanya gelombang suara dapat diolah agar memiliki nilai keindahan. Oleh karena itu, banyak dari manusia yang berinisiatif untuk mengembangkan teknologi dalam bidang seni tersebut, misalnya: adanya gitar listrik, adanya animasi bersuara yang bukan lagi film bisu (tanpa suara), adanya piano dalam aplikasi android, adanya soundcloud maupun youtube yang membantu penyebaran informasi keindahan vocal penggunanya, dan lain sebagainya, yang mana hal tersebut sangat bermakna besar terhadap kemajuan teknologi dalam bidang seni bagi manusia. Hal tersebut dikarenakan seni memiliki potensi yang lebih banyak diminati oleh banyak orang, karena selain banyak ide –ide kreatif bermusik maupun beranimasi atau dan lain sebagainya, seni memiliki keindahannya tersendiri. Sehingga dengan semakin banyaknya karya yang ada dan berkembang, maka teknologi dalam seni akan semakin dikembangkan juga oleh manusia.


3. MANUSIA SEBAGAI SUBJEK DAN OBJEK IPTEK
     Dengan ilmu dan teknologi tumbuhlah berbagai industri dan hasilnya dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang, antara lain:
- Dalam bidang pertanian, peternakan, dan perikanan
    Mampu menciptakan alat pertanian yang maju (seperti traktor, alat pemotong dan penanam, alat pengolah hasil pertanian, dan alat penyemprot hama), produksi pupuk buatan yang dapat membantu menyuburkan tanah, demikian juga dengan produksi pestisida dapat memungkinkan pemberantasan hama lebih berhasil, munculnya teknik-teknik pemuliaan dapat meningkatkan produksi pangan, munculnya teknik mutasi buatan dapat menghasilkan buah-buahan yang besar serta tidak berbiji, adanya teknologi pengolahan pascapanen seperti pengalengan ikan, dan budidaya hewan yang dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan manusia.
- Dalam bidang kedokteran
    Terciptanya alat-alat kedokteran yang berbasis teknologi maupun obat-obatan yang mutakhir oleh manusia yang dapat membantu mempercepat pendiagnosisan penyakit dan penyembuhannya.
- Dalam bidang telekomunikasi
    Perkembangan teknologi ciptaan manusia seperti televisi, radio, maupun telepon yang akan mempermudah dan mempercepat penyebaran informasi dimanapun tanpa memiliki batas jarak dan waktu.
- Dalam bidang pertahanan dan keamanan
    Terciptanya alat-alat pertahanan yang mutakhir oleh manusia, sehingga setiap wilayah dapat mempertahankan keamanan wilayahnya sendiri agar terhindar dari serangan atau ancaman.
- Dalam bidang seni
    Dalam bidang seni, manusia semakin mengembangkan teknologi yang kian pesat misalnya aplikasi piano for android untuk mempermudah seseorang untuk belajar piano, terciptanya animasi-animasi yang kian bervariasi, soundcloud dan youtube sebagai jejaring social dalam penyebaran seni vocal penggunanya, dan lain sebagainya.


4. DAMPAK PENYALAHGUNAAN IPTEK BAGI KEHIDUPAN
- Nuklir
    Limbah radioaktif, seperti limbah-limbah lainnya adalah bahan yang tidak dimanfaatkan lagi dan karena bersifat radioaktif, limbah radioaktif tersebut mengandung potensi bahaya radiasi. Karena sifatnya itu, pengelolaan limbah radioaktif perlu diatur dan diawasi untuk mencegah timbulnya bahaya radiasi terhadap pekerja, anggota masyarakat, dan lingkungan hidup.
- Polusi atau pencemaran lingkungan
    Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya (Undang-undang Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 4 Tahun 1982).
Zat atau bahan yang dapat mengakibatkan pencemaran disebut polutan. Syarat-syarat suatu zat disebut polutan bila keberadaannya dapat menyebabkan kerugian terhadap makhluk hidup. Contohnya, karbon dioksida dengan kadar 0,033% di udara berfaedah bagi tumbuhan, tetapi bila lebih tinggi dari 0,033% dapat memberikan efek merusak.
- Polusi suara
    Polusi suara disebabkan oleh suara bising kendaraan bermotor, kapal terbang, deru mesin pabrik, radio/tape recorder yang berbunyi keras sehingga mengganggu pendengaran.
- Kloning
    Merupakan proses yang dilakukan agar menghasilkan individu baru dan mempunyai sifat genetik yang “identik” (sama).
- Efek Rumah Kaca
    Efek rumah kaca, yang pertama kali diusulkan oleh Joseph Fourier pada 1824, merupakan proses pemanasan permukaan suatu benda langit (terutama planet atau satelit) yang disebabkan oleh komposisi dan keadaan atmosfernya.
    Efek rumah kaca dapat digunakan untuk menunjuk dua hal berbeda: efek rumah kaca alami yang terjadi secara alami di bumi, dan efek rumah kaca ditingkatkan yang terjadi akibat aktivitas manusia. Efek rumah kaca ditingkatkan tersebut merupakan salah satu dampak dari globalisasi yang mana teknologi yang dibuat oleh manusia merupakan salah satu penyebabnya.


Sumber Referensi :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar