Jumat, 12 Juli 2013

Apa Coba Positifnya Diam?

Banyak yang bilang ,"Kalau ada orang yang marah. Diam adalah Emas". Menurut gue itu sih bener yaaaa . Walaupun seringkali diam itu tidak menyelesaikan masalah ,tapi seenggaknya juga tidak menambah atau memperburuk permasalahan itu sendiri.

"Silence is Gold". Yang gue tau, belajar bicara itu sangat sulit. Namun ternyata berdasarkan fakta yang gue lihat, ternyata belajar “DIAM" itu lebih susah ketimbang itu. Contohnya : Pas lagi berantem, sama siapa aja ,belajar untuk enggak ngejawab itu nyolotan-nyolotan si pembicara A pasti susah . Kalo enggak ngejawab, pasti ngomel-ngomel sendiri dengan maksud menyanggah pembicaraan lawannya.

Apa yang seharusnya dilakukan oleh lawan bicara yang berposisi sedang beribut-ribut ria itu sebenernya cuma simple, “Diam". Dan iyaaaa ,berdasarkan pengalaman saya pribadi, dengan diam bukan berarti kita yang salah. Namun kita cuma belajar buat meredam suatu permasalahan itu terlebih dahulu, biar semua bisa menjadi lebih baik dan lebih adem di pikiran masing-masing. Dan secara fakta, diam itu memang lebih baik daripada saling beradu mulut dan pandangan yang tertanam amarah di dalamnya. Apa sih susahnya diam??? Yaitu adalah posisi dimana kita enggak bisa menahan dan mengontrol diri kita sendiri. Mengontrol emosi itu ibaratnya melawan “setan" yang membujuk buruk terhadap pikiran dan hati kita. Dan apabila kita bisa melakukan hal tersebut, itu akan membuat diri kita merasa lebih baik tanpa membuat masalah semakin buruk. Simple kan???? Sisi positifnya: selain kita bisa mengontrol emosi kita yang akan membuat kita lebih rileks dan enggak stress, tapi juga bisa mengasah kesabaran kita dan tentunya akan semakin membawa kita ke arah yang lebih baik :)
*CMIIW :))

Tidak ada komentar:

Posting Komentar